KONSULTASI
MENGENAI PENDIDIKAN BERAGAMA DI MASA PANDEMI!
Konsultasi
pada dasarnya dilaksanakan secara perorangan dalam format tetap muka antara
guru pembimbing dengan peserta didik. Dalam layanan konsultasi, ada tiga pihak yang
tidak bisa dipisahkan yaitu guru pembimbing, konsulti dan pihak ketiga. Guru
pembimbing merupakan tenaga ahli konseling (tenaga profesional) yang memiliki
kewenangan melakukan pelayanan konseling sesuai dengan bidang tugasnya, dimana
dalam hal ini yang berperan sebagai guru pembimbing adalah Ustadz Awis Karni,
S.Ag., Konsulti adalah individu yang meminta bantuan kepada guru pembimbing
agar dirinya mampu menangani kondisi atau masalah yang dialami, yang mana
Mahasiswa KKN UIN SUSKA Riau-lah yang menjadi Konsulti yang mana meminta
pemahaman terkait suatu permasalahan, sedangkan pihak ketiga adalah
individu-individu yang kondisi atau permasalahannya di persoalkan oleh
konsulti.
Konsultasi
beragama diartikan sebagai pertukaran pikiran untuk mendapatkan kesimpulan
(nasehat, saran) yang sebaik- baiknya mengenai hal keagamaan. Pada kesempatan
ini, kami Mahasiswa KKN dari UIN SUSKA Riau melakukan konsultasi bersama Ustadz
Awis Karni di Aula Pesantren I’aanatuth Thalibiin. Konsultasi ini membahas
mengenai Pendidikan Pesantren Pada Masa Pandemi Covid-19.
Penerapan pembelajaran living Islam dan
learning to live together dalam bingkai nilai-nilai Islam dan nilai-nilai
nasionalisme tidak bisa dilatih melalui daring, tetapi harus langsung
dipraktikkan melalui pengalaman di pesantren. Praktik pembelajaran semacam itu
juga tidak dapat ditunda hingga masa pandemi Covid-19 yang tidak ada kepastian
kapan berakhir. Karena itulah pesantren memilih membuka kembali pembelajaran
tatap muka di pesantren dengan memperhatikan ketentuan pembelajaran tatap muka
yang telah ditetapkan oleh pemerintah dan berupaya sekuat mungkin untuk menaati
protokol kesehatan. Walau bagaimanapun sistem pembelajarannya, yang
harus diingat adalah kita harus tetap selalu rajin dalam menuntut ilmu dan selalu
mengingt Allah. Dan percaya bahwa ada hikmah dibalik ini semua, diantaranya :
1. Yakin bahwa Allah sungguh Maha Kuasa., Allah Maha Besar, dapat
menjadikan dunia dan seisinya bertekuk lutut dengan takdir yang terjadi
2. Semua masalah ini bisa diatasi kalau kita
saling bahu-membahu, membantu, mendukung dengan semangat kebersamaan
3. Berhasilnya new normal sangat ditentukan
dengan kedisiplinan kita dalam berperilaku. Islam agama yang disiplin dan orang
yang kuat adalah mereka yang disiplin setiap saat
Nama : Fatimah Rahma Nabila
Jurusan : Ilmu Hukum
NIM : 11720725264
Nama DPL : Lukmanul Hakim, S.Ud., MIRKH
Grup KKN : 142
Bidang : Pendidikan dan Dakwah Keagamaan
Kegiatan : Konsultasi Beragama


Mantul bil
BalasHapusMantul bil
BalasHapus